Shinigami's Profile
name:
age:
gender:
Loves
nothin'.
Hates
nothin'.
Wishlist
everythin'.
name:
age:
gender:
Loves
nothin'.
Hates
nothin'.
Wishlist
everythin'.
BLOG
September ceria berganti oktober biru sepanjang masa. Membawa kenangan lalu meradang. Membakar sisa - sisa malam dingin penghujung mimpi. Mungkin aku terakhir berdiri menatap rembulan rubuh di semak hitam ujung jalan. Mungkin pula aku manusia terakhir menulis "cinta" dalam sajak - sajak penuh luka. Atau aku harimau pemimpi yang merindukan beruang menangis menanti bunga musim semi. Kala kau entah mengutuk nasib atau merenungi makna mimpi.
Meloncat - loncat bukan hanya pada essai. Tapi juga pada hari - hari yang kulalui. Jika meminta hanya membuat luka. Mengapa memberi jadi begitu mulia. Satu - satunya perempuan yang ku jaga malamnya. Ku nyanyikan sedihnya. Ku cumbu mesra lukanya. Mengubur diri dalam ketiadaan. Tak usah kau cari kemana aku pegi. Tak usah kau benci jalan ini. Tak usah kau sesali keadaan ini. Ini hanya akhir dari sebuah janji. Tak mungkin tuk kembali. Kau tulis jelas dalam sajak terakhir yang kau berikan.
Okberber berjalan pelan. Memulai panas dengan dingin meradang. Aku jatuh terlalu dalam......
Thursday, October 07, 2004 - 10:38 AM
Ah hari - hari makin tak bersahabat. Pagi menjelang, malam terbuang. Mentari pagi saja bersinar dengan ganasnya. Apalagi siang membakar keringat. Senja hanya menyisakan tangis tak sudah. Lalu malam datang menjelang lagi dengan muram.
September ceria berganti oktober biru sepanjang masa. Membawa kenangan lalu meradang. Membakar sisa - sisa malam dingin penghujung mimpi. Mungkin aku terakhir berdiri menatap rembulan rubuh di semak hitam ujung jalan. Mungkin pula aku manusia terakhir menulis "cinta" dalam sajak - sajak penuh luka. Atau aku harimau pemimpi yang merindukan beruang menangis menanti bunga musim semi. Kala kau entah mengutuk nasib atau merenungi makna mimpi.
Meloncat - loncat bukan hanya pada essai. Tapi juga pada hari - hari yang kulalui. Jika meminta hanya membuat luka. Mengapa memberi jadi begitu mulia. Satu - satunya perempuan yang ku jaga malamnya. Ku nyanyikan sedihnya. Ku cumbu mesra lukanya. Mengubur diri dalam ketiadaan. Tak usah kau cari kemana aku pegi. Tak usah kau benci jalan ini. Tak usah kau sesali keadaan ini. Ini hanya akhir dari sebuah janji. Tak mungkin tuk kembali. Kau tulis jelas dalam sajak terakhir yang kau berikan.
Okberber berjalan pelan. Memulai panas dengan dingin meradang. Aku jatuh terlalu dalam......
[Your name here]
TALK
cbox?
cbox?